PEMBIAYAAN DENGAN WAKALAH DALAM AKAD MURABAHAH

1. Pengertian Pembiayaan


Pembiayaan dalam arti sempit dapat diartikan sebagai pendanaan oleh Lembaga Keuangan Syariah kepada nasabahnya.

PEMBIAYAAN DENGAN WAKALAH DALAM AKAD MURABAHAH


Secara luas, pembiayaan juga dapat didefinisikan sebagai financing atau pembelanjaan yakni pendanaan yang dikeluarkan untuk mendukung investasi yang telah direncanakan.

Syafi‟i Antonio berpendapat, salah satu tugas pokok bank selaku pemberi fasilitas dana adalah pembiayaan untuk memenuhi menyediakan kebutuhan pihak-pihak yang merupakan sebagai deficit unit atau pihak yang kekurangan dana.

Selain itu, pembiayaan juga merupakan aktifitas bank syariah dalam rangka menyalurkan dana kepada nasabah berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Pembiayaan ini didasarkan pada kepercayaan kedua belah pihak yaitu pemilik dana dan pengguna dana. Kepercayaan ini ada pada aspek pengembalian dana, pihak bank percaya pada nasabah selaku pengguna dana akan mengembalikan dana sebagaimana akad yang telah disepakati.

Perlu dipahami bahwa pembiayaan oleh bank syariah kepada nasabah berbeda dengan kredit yang diberikan bank konvensional kepada nasabahnya. Pembiayaan yang diberikan bank syariah, return atas pembiayaannya tidak berupa bunga, tetapi dalam bentuk lain yang telah disepakati dalam proses akad berlangsung.

Bank syariah tidak mengenal istilah kredit, mengingat bank syariah memiliki skema yang berbeda dengan bank konvensional dalam penyaluran dana kepada nasabahnya dalam bentuk pembiayaan. Serta pembiayaan yang diberikan pihak bank kepada nasabahnya tidak bersifat hutang, akan tetapi sebagai investasi yang diberikan bank kepada nasabah dalam menjalankan usaha. 

2. Pengertian Murabahah


Murabahah merupakan salah satu produk yang paling popular dalam praktik pembiayaan pada perbankan syariah. Selain mudah perhitungannya, baik bagi nasabah, maupun manajemen bank, produk ini memiliki beberapa kesamaan (yang bukan prinsipil) dengan sistem kredit pada perbankan konvensional.

Meskipun demikian, secara prinsip, Murabahah sangat jauh berbeda dengan suku bunga dalam perbankan konvensional.

Murabahah secara bahasa merupakan mashdar dari kalimat ribhun yang berarti ziyadah (tambahan). Sedangkan pengertian murabahah secara istilah adalah jual beli barang dengan harga yang didahulukan pembayarannya dengan syarat-syarat tertentu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel