INDEF Menilai Paket Ekonomi Jokowi Tidak Fokus

The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), menilai Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) kabinet kerja Presiden, Joko Widodo, X-XIV, belum memiliki langkah yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi di Indonesia.

Paket Ekonomi Jokowi Tidak Fokus
@Moral Trai foto(c); Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera di Lampung, Jumat (6/1/2015).
Pemerintah dirasa belum fokus dalam menentukan sektor yang dituju dalam PKE.

"PKE yang dirilis secara umum tidak fokus berdasarkan sektor yang ingin dituju," ucap Ahmad Heri Firdaus, peneliti INDEF, ditemui di kantor INDEF, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2017).

Pemerintah diharap dapat membuat analisis paket kebijakan, terutama sektor utama yaitu sektor industri agar dapat meningkatkan daya saing industri, sehingga lapangan kerja serta daya beli meningkat, serta memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Perlu dibuat analisis paket kebijakan berdasarkan pada sektor utama, yaitu sektor pendukung industri dan dampak ke sektor lainnya," ungkap Ahmad Heri Firdaus.

Pemerintah juga diharap bisa lebih menekankan program PKE ke daerah-daerah sebagai pusat implementasi.

"Pemda (Pemerintah Daerah) merasa belum dapat sosisalisasi. Yang menikmati PKE malah enggak tahu apa-apa," ucapnya.

Pemerintah didesak Indef harus melakukan tahapan-tahapan tersebut agar perekonomian sesuai dengan harapan PKE.

"Ekspektasi pasar dari PKE ini sangat besar untuk jangka pendek, tapi ternyata untuk jangka pendek belum ada dampak signifikan," ungkapnya.***republika**

Baca juga : 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel