-->

Ahok Nyatakan dirinya Batu Ujian buat Negara Ini

JAKARTA - Calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mencoba menenangkan anak-anaknya yang sempat merasa kecewa karena ayahnya menjadi terdakwa kasus dugaan penodaan agama.

Ahok; Batu Ujian buat Negara Ini

Pria yang akrab disapa Ahok itu menceritakan, anaknya khawatir jika kalah dalam sidang, sang ayah akan dipenjara.

"Saya sampaikan, anak-anak harus bangga, bapaknya bukan dipenjara karena korupsi, tetapi fitnah politik," kata Ahok dalam acara bedah buku A Man Called Ahok di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat (20/1/2017).

Ahok mengatakan, putusan hakim yang menangani perkaranya ini akan menjadi sejarah untuk menentukan arah dan tujuan negara ini, apakah akan naik tingkat satu kelas atau terpecah belah dalam melawan konstitusi.

Ahok mengatakan, ia bersyukur karena dipilih Tuhan menjadi tokoh sentral untuk membuat sejarah itu.

"Suka enggak suka, saya jadi pemeran utama untuk menentukan negeri ini mau ke mana. Ahok ini batu ujian buat negara ini," kata dia.

Ahok mengibaratkan dirinya sebagai batu penjuru atau batu sandungan. Ahok pun mengaku bersyukur dengan posisinya ini.

"Saya bilang sama anak saya, 'Bapakmu ini yang akan menentukan rumah Pancasila mau dibangun atau enggak'," kata Ahok.

Jika hal ini berdampak pada Pilkada DKI Jakarta 2017, Ahok mengaku lebih senang. Sebab, apabila ia kalah, itu artinya ia bukan kalah karena visi misi atau kinerja.

Ahok juga mengatakan bahwa ia berani berdebat dengan 1.000 profesor terkait program penataan pedagang kaki lima (PKL) dan lainnya.

"Saya enggak terpilih pun, sejarah mencatat, saya tidak terpilih bukan karena visi misi program. Akhirnya, ketahuan karena saya kafir, enggak apa-apa, ini pembelajaran politik negeri," kata Ahok.#kompas#

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel