Proposal Damai Israel-Palestina disampaikan Menlu AS John Kerry

Pidato John Kerry disampaikan beberapa hari setelah Amerika menolak untuk memveto resolusi DK PBB yang menyebut permukiman-permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem timur adalah sebuah pelanggaran hukum internasional.

Proposal Damai Israel-Palestina

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, menyampaikan pidato perpisahan yang menekankan proposalnya bagi penyelesaian damai antara Israel dan Palestina di kantor Departemen Luar Negeri AS di Washington DC, 28 Desember 2016.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, hari Rabu (28/12) menyampaikan pidato perpisahan yang menekankan proposalnya bagi penyelesaian damai antara Israel dan Palestina. (Baca: Israel Bangkang Resolusi DK-PBB, Permukiman Yahudi Baru Siap Dibangun)

Masalah tersebut menjadi fokus utama Kerry ketika ia memangku jabatan menteri luar negeri Amerika bulan Februari tahun 2013, tetapi perundingan bertahun-tahun, termasuk beberapa masa diplomasi bolak-balik yang tegang, telah gagal menghasilkan persetujuan mengenai solusi dua negara yang ia pandang sebagai jalan satu-satunya untuk mencapai perdamaian.

Pidato Kerry disampaikan beberapa hari setelah Amerika menolak untuk memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyebut permukiman-permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem timur adalah sebuah pelanggaran hukum internasional.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam resolusi itu dan menuduh Amerika bersekongkol dengan Palestina untuk mengajukannya.(voaindonesia)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel