Berjalan Dengan Gaya Angkuh

Sebagaimana gayanya orang kaya lama, gitu lho, hehee.... istilah anak jejaka sekarang ini gan. Baru punyai mobil butut aja, sok balap-balap di depan orang yg mestinya kita hormati. Kelewatan sombong emang. 

Gaya sombong itu terlihat waktu kita mengayunkan langkah. Rata Rata orang-orang sombong bin angkuh itu kalau berjalan perlahan tap – tap – tap sambil melirik ke kiri & ke kanan & sekali-kali memasukkan tangannya ke kantung celana atau kadang pula dgn mengetip-ngetipkan jemarinya atau ada pula yg sambil bersiul. Heheee..... 


Namun kadang-kadang kita juga dapat dianggap angkuh sebab terlampaui merendahkan diri maupun terlampaui pendiam. 

Seseorang sahabat yg pendiam sempat mengeluh sebab dianggap angkuh oleh beberapa orang di sekelilingnya. Padahal sifat pemalu beliau yg menyebabkan sukar bergaul maka orang menghindarinya. Sedih memang. Kita memang lah enteng memberikan ”cap” terhadap satu orang, padahal belum pasti apa yg kita saksikan diluar sama dgn isinya. Dibilang angkuh dikarenakan pemalu. 

Gaya Angkuh

Aku ingin sekali menolong, namun gimana ?. Alhamdulillah, jawababnya, aku temui dalam Kitab Al-Akhlaqul Islamiyah wa Asasuha, ”Di antara sifat angkuh dalam kehdupan sehari-hari ialah terjadi dgn menampakkan gaya congkak disertai hura-hura; memalingkan wajah tak mau mendengar kata-kata orang; memandang manusia dgn sebelah mata; mengejek & berbangga diri di hadapan orang lain, menghina & menyepelekan; memfitnah dgn isyarat tangan; mencela dgn berbisik-bisik; mengakses rahasia orang & kekurangannya. 

Lebih sombong lagi diwaktu dia pilih lokasi yg lebih tinggi diwaktu duduk dengan kaum lemah, fakir & miskin; tengadah dalam bicara, berlebihan dalam makan & minum. Merasa opininya yg paling benar & bersikeras dalam kebathilan. 

Rasanya lebih dari satu sifat angkuh yg melekat kepada diri kita, astaqhfirullah al-azhiim. Silahkan kita merubah!, bukankah Allah berfirman dalam surah Al-Furqaan ayat 63, ”dan hamba-hamba Tuhan Yg Maha Penyayang itu yaitu orang-orang yg berjalan di muka bumi dgn rendah hati..” 

Ya Allah !, Jauhkanlah sifat angkuh & gaya sombong pada diri kami ya Allah & jadikanlah kami orang-orang yg tawadhu’ & lemah lembut sesama manusia !, Amiin Ya Rab ...

Ketika kita teringat kepada proses pembentukan manusia yang hanya dari setetes mani atau sperma yang sangat menjijikkan itu sampai menjadi segumpal daging yang pula masih tak bermakna, maka pantaslah kita bersyukur dan tidak akan pernah berjalan dengan gaya angkuh dan jauh dari sifat kita. Wallahu A'lam....

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel